Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.
Al-Hamdu Lillaahilladzii Hadaanaa Li Haadzaa
Wa Maa Kunnaa Linahtadiya Law Laa An Hadaanallaah
Wasshalaatu Wassalaamu 'Alaa Nabiyyinaa Muhammadin
Wa 'Alaa Aalihii Wa Shahbihii Ajma'iin.
Ammaa Ba'du.
ALLAH Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 24 sampai 26:
Alam tara kaifa dharaballaahu matsalan kalimatan thayyibatan kasyajaratin thayyibatin ashluhaa tsaabitun wa far'uhaa fissamaa. Tu'tii ukulaha kulla hiinin biizni rabbihaa wa yadhribullaahul amtsaala linnaasi la'allahum yatadzakkaruun. Wa matsalu kalimatin khabiitsatin kasyajaratin khabiitsatinijtutssat min fawqil ardhi maa lahaa min qaraa.
"Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik, seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit. (Pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya, dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut akar-akarnya dari permukaan bumi, tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun."
Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Kalimah Thayyibah adalah Syahadat yang berbunyi Asyhadu Allaa Ilaaha Illallaah Wa Asyhadu Anna Muhammadarrasuulullaah. Juga maksud dari Kalimah Thayyibah adalah Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir. Orang-orang beriman yang selalu membaca Kalimah Thayyibah, maka Kalimah Thayyibah ini akan mengakar di hati, dan implementasi dari Kalimah Thayyibah yang berupa amal perbuatan yang baik akan menjulang ke langit. Kalimah Thayyibah bagaikan pohon yang baik, yang akarnya tertanam di setiap qolbu orang beriman dan cabang-cabangnya berupa perkataan yang melibatkan lisan dan perbuatan yang melibatkan seluruh anggota tubuh menjulang ke langit yang setiap saat dibawa oleh Malaikat ke langit sehingga menjadi sebuah energi yang baik.
Kalimah Thayyibah berarti Kalimah yang baik. Kalimat Tauhid adalah kalimat yang baik. Juga termasuk kalimat yang baik adalah segala kalimat yang menyeru kepada kebajikan dan mencegah kepada kemungkaran. Kalimat tidak hanya terbatas pada perkataan, tetapi juga tulisan. Kalimat sangat erat hubungannya dengan linguistik atau hal yang berhubungan dengan bahasa. Dalam linguistik dikatakan bahwa kumpulan huruf akan menjadi kata, kumpulan kata akan menjadi kalimat, kumpulan kalimat akan menjadi paragraf, kumpulan paragraf akan menjadi wacana, dan seterusnya.
Kalimat yang dihasilkan oleh lisan berhubungan dengan ucapan dan pendengaran. Sedangkan kalimat yang dihasilkan oleh tulisan berhubungan dengan tulisan dan bacaan. Berarti kalimat yang baik berkaitan dengan ucapan, pendengaran, tulisan, dan bacaan. Ucapan dengan kata-kata yang baik, mendengar kata-kata yang baik, menulis sesuatu yang baik dengan kata-kata yang baik, membaca tulisan mengenai sesuatu yang baik, termasuk dalam rangkaian kalimat yang baik, dan itu semua termasuk Kalimah Thayyibah.
Pohon Kalimah Thayyibah berakar pada Syahadat, Tauhid, Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir. Pohon Kalimah Thayyibah menghasilkan beragam cabang dan ranting berupa ucapan, pendengaran, tulisan, bacaan, serta tindakan atau perbuatan.
Al-Qur'an apabila dibaca dan dipelajari tentu akan menjadi Kalimah Thayyibah, apalagi jika diamalkan. Buku-buku kumpulan hadits apabila dibaca dan dipelajari jelas akan menjadi Kalimah Thayyibah, lebih-lebih jika diamalkan. Nasehat yang baik seperti ceramah, khutbah, pesan guru kepada murid-muridnya, pesan pimpinan kepada anak buahnya, semua itu termasuk Kalimah Thayyibah. Tulisan-tulisan yang baik dalam bentuk kutipan, artikel, ataupun buku, serta tulisan-tulisan lainnya, baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy, semuanya adalah termasuk Kalimah Thayyibah.
SUBHAANAKALLAAHUMMA WA BI HAMDIKA ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLAA ANTA ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIKA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar