Bismillahirrahmanirrahim.
Asslamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.
Al-Hamdu Lillaahi Shadaqa Wa'dah
Wa Nashara 'Abdah
Wa A'azza Jundahuu Wa Hazamal Ahzaaba Wahdah
Wasshalaatu Wassalaamu 'Alaa Asyrafil Anbiyaa-i Wal Mursaliin
Sayyidinaa Wa Nabiyyinaa Muhammadin
Wa 'Alaa Aalihii Wa Shahbihii Ajma'iin.
Ammaa Ba'du.
Positif atau negatifnya traveling tergantung kepada niat traveler (pelaku traveling) itu sendiri. Traveling yang bertujuan untuk ibadah dan tujuan positif lainnya sangat dianjurkan dalam ajaran agama Islam. Contohnya adalah traveling untuk penelitian dan ilmu pengetahuan, tadabbur alam, bersilaturrahmi, serta berdakwah.
Ada beberapa ayat Al-Qur'an yang menganjurkan kita untuk traveling. Ayat-ayatnya adalah sebegai berikut:
Qad khalat min qabliku sunanun fasiiruu fil ardhi fandzuruu kaifa kaana 'aaqibatul mukaddzibiin. (Q.S. Ali 'Imron : 137)
"Sungguh, telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah (Allah), karena itu berjalanlah kamu ke (segenap penjuru) bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul)."
Qul siiruu fil ardhi fandzuruu kaifa kaana 'aaqibatul mukaddzibiin. (Q.S. Al-An'am : 11)
"Katakanlah (Muhammad), 'Jelajahilah bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu."
Qul siiruu fil ardhi fandzuruu kaifa kaana 'aaqibatul mujrimiin. (Q.S. An-Naml : 69)
"Katakanlah (Muhammad), 'Berjalanlah kamu di muka bumi, lalu perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa."
Awalam yasiiruu fil ardhi fayandzuruu kaifa kaana 'aaqibatulladziina min qablihim kaanuu asyadda minkum quwwatan wa atsaarul ardha wa 'amaruuhaa aktsara mimmaa 'amaruuhaa wa jaa-athum rusuluhum bil bayyinaati fa maa kaanallaahu liyadzlimahum walaakin kaanuu anfusahum yadzlimuun. (Q.S. Ar-Ruum : 9)
"Dan tidaklah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul)? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri) dan mereka telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya melebihi apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang jelas. Maka Allah sama sekali tidak berlaku zalim kepada mereka, tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri mereka sendiri."
Qul siiruu fil ardhi fandzuruu kaifa kaana 'aaqibatulladziina min qablu kaana aktsaruhum musyrikiin. (Q.S. Ar-Ruum : 42)
"Katakanlah (Muhammad), 'bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang terdahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)."
Huwalladzii ja'ala lakumul ardha dzaluulan famsyuu fii manaakibihaa wa kuluu min rizqihii wa ilahinnusyuur. (Q.S. Al-Mulk : 15)
"Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah menjelajahi, maka jelajahilahdi segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan."
Semua orang tahu pepatah yang mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. Pengalaman tidak akan banyak kita dapat jika hanya berdiam diri di rumah atau pun lingkungan sekitar rumah. Pengalaman akan kita dapat bila kita mengunjungi tempat-tempat lain selain tempat kita sendiri, dan itulah yang banyak orang sebut dengan traveling atau bepergian. Bumi selalu berputar, maka kita sebagai penduduk bumi pun harus berputar pula. Kehidupan yang dinamis menuntut kita untuk bersikap dinamis pula, mempersiapkan diri dengan perubahan yang pasti akan terjadi dalam hidup kita.
Selamat ber-traveling!
SUBHAANAKALLAAHUMMA WA BI HAMDIKA ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLAA ANTA ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIKA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar