Kamis, 16 November 2017

SABAR ITU MEMANG KEREN (BAGIAN I) -- Oleh: Shabrun Jamil Baharun (Orang Awam Pegiat Dakwah Bekerja Sebagai PAIF Kemenag. Kab. Tangerang)

Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillaahi Rabbil 'Aalamiin.
Wasshalaatu Wassalaamu 'Alaa Asyrafil Anbiyaai Wal Mursaliin
Sayyidinaa Wa Maulaanaa Muhammadin
Wa 'Alaa Alihii Wa Shahbihii Ajma'iin.

 Ammaa Ba'du.

Allah S.W.T menciptakan, memelihara dan membina alam semesta ini (termasuk manusia sebagai makhlukNya) dengan keMahaSabaranNya. Allah S.W.T. amatlah Sabar dengan segenap kekuasaan dan kehebatanNya. Dia Maha Sabar sekalipun kesabaranNya tidak akan pernah mampu memberikan ancaman bahaya dan rasa sakit terhadap diriNya. Sangat berbeda dengan TuhanNya, kesabaran manusia kadang disebabkan karena kelemahannya menghadapi sesuatu atau bisa pula ketika takut terhadap seseorang. Namun demikian, kelemahan manusia yang seperti itu dapat ditutupi dengan kesabaran. Kesabaran pada dasarnya akan menguatkan manusia, bukan melemahkan. Sabar merupakan sebuah kekuatan, dan tidaklah sabar itu menjadi sebuah kelemahan. Ada “rahasia di balik rahasia” dalam kesabaran itu sendiri. Ada kekuatan dahsyat yang akan muncul dari kesabaran yang dilakoni. 

Kesabaran dan kedisiplinan diibaratkan sebagai dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Kita harus bersabar untuk menjadi sabar. Ketika seseorang bertahan menghadapi masalah dalam situasi yang sulit, bukan berarti dia hanya duduk berpangku tangan dan hanya menunggu keajaiban yang akan terjadi. Kesabaran tidaklah sama dengan mengabaikan waktu. Untuk mencapai kemajuan dan kemenangan, kesabaran harus dibarengi dengan daya tahan sabar itu sendiri, juga persiapan untuk membuat langkah selanjutnya ataupun move on.

SUBHAANAKALLAAHUMMA WA BI HAMDIKA ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLAA ANTA ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIKA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar