BISMILLAAH
WASSHALAATU WASSALAAMU 'ALAA RASUULILLAAH
WA 'ALAA AALIHII WA SHAHBIHII WA MAWWAALAH
AMMAA BA'DU.
Setelah kecelakaan motor yang saya alami di Kresek pada Hari Selasa pagi yang lalu, karyawan Enjoy Chicken saya satu-satunya mengatakan kepada saya sambil mengurut kaki dan tangan saya, bahwa orang-orang Indonesia adalah orang-orang yang rajin mengucapkan kata syukur. Menurutnya, mendapatkan musibah saja masih bersyukur, untung tidak lebih parah, atau untung masih selamat tidak sampai mati, serta untung dan untung lainnya. Apalagi kalau mendapatkan rezeki nomplok dalam jumlah besar, langsung sujud syukur atau mungkin speechless (tak mampu berkata apa-apa) karena saking kagetnya ditomplok rezeki besar.
Walaupun karyawan saya satu-satunya ini tidak mengetahui dalil-dalil naqlinya, tapi dalil 'aqlinya sudah mendekati kebenaran. Syukur memang harus diterapkan dalam segala kondisi, senang maupun susah, dalam kenikmatan maupun ketika ditimpa musibah. Sikap hidup Nabi Sulaiman 'alaihissalam memberikan inspirasi bagi kita untuk bersyukur kepada Allah Ta'ala ketika mendapatkan keluasan nikmat hidup. Demikian pula halnya dengan sikap hidup Nabi Ayyub 'alaihissalam yang menjadi inspirator bagi kita ketika mengalami sempitnya hidup dan cobaan musibah yang datang bertubi-tubu.
Saat menulis blog ini saya hanya mampu menulis atau mengetik di komputer dengan tangan kiri, sebab tangan kanan saya masih bengkak sehingga belum bisa digunakan untuk mengetik. Namun Al-Hamdulillah keinginan untuk menuangkan ide kara tulis Dakwah ini tidak dapat dihalangi oleh kondisi bengkaknya tangan kanan saya.
Hanya sekedar menceritakan nikmat Allah Ta'ala, WA AMMAA BI NI'MATI RABBIKA FAHADDITS, statistik pembaca blog Majlis Ta'lim Beit Elhikma sejak November 2016 mencapai 18 ribu lebih pemirsa atau pembaca. Mereka bukan hanya berasal dari Indonesia, tapi juga dari Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Portugal, Malaysia, Saudi Arabia, Rusia, serta negara-negara lainnya. Itulah mengapa sebagian blog Majlis Ta'lim Beit Elhikma ini saya tulis dalam Bahasa Inggris, utamanya ditujukan untuk para pembaca dari luar negeri, syukur-syukur dibaca juga oleh saudara-saudaraku setanah air.
Kembali ke topik semula, kejadian yang menimpa saya dua hari yang lalu akan tetap membuat saya mengucapkan: ALHAMDULILLAAHIRABBIL 'AALAMIIN 'ALAA KULLI HAAL. Ternyata ALLAH TA'ALA menyuruh saya untuk lebih berintrospeksi diri.
SUBHAANAKALLAAHUMMA WA BI HAMDIKA ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLAA ANTA ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIKA.
Sip
BalasHapus